fbpx

Setelah mempelajari desain dalam penggunaan panel Risha ke dalam bentuk bangunan, seringkali ditanyakan bagaimanakah analisa produksi Risha? Sebelumnya untuk mendapatkan gambaran utuh tentang produksi sampai konstruksi Risha bisa dilihat disini. Apakah memproduksi Risha menguntungkan? Mari kita bahas ….

Harga jual Risha standar “ditetapkan” oleh pemerintah, yang dimaksudkan “ditetapkan” adalah harga panel Risha standar yang digunakan oleh pemerintah pada lokasi-lokasi penugasan konstruksi menggunakan panel Risha. Terutama di wilayah yang dilakukan rekonstruksi paska bencana, seperti di Pulau Lombok dan sekitar Palu di 2018.

  • Harga panel P1 = Rp 140.000,-
  • Harga panel P2 = Rp 130.000,-
  • Harga panel P3 = Rp 120.000,-

Analisa produksi Risha didasarkan pada perhitungan harga jual ini, dimana produksi panel Risha terdiri dari komponen biaya : besi beton, semen, pasir, koral/split dan tenaga kerja. Dalam setiap panel P1 membutuhkan besi beton seberat 5,8kg atau setara 1 batang besi 8 dan 0,3 batang besi diameter 6. Volume beton panel P1 adalah 0,0241 m3, yang membutuhkan semen sebanyak 6kg. Kemudian tenaga kerja jika menggunakan sistem borongan per panel, meliputi pekerjaan pembesian dan pengecoran biaya tenaga kerjanya lebih kurang 10% dari harga jual panelnya, dimana panel P1 adalah 14rb rupiah ongkos tenaga / panelnya.

Secara singkat, biaya yang dibutuhkan untuk mencetak panel Risha standar adalah 50% dari harga jual yang “ditetapkan” oleh pemerintah. Tentu ini juga harus memperhitungkan harga material alam di wilayah masing-masing, meski secara umum tidak terlalu jauh berbeda. Bagaimana menarik kan peluang usaha produksi Risha?

WhatsApp chat