Panel dinding interlock, kami menyebutnya seperti itu.

Pasang dinding yang tinggal susun, karena tiap panelnya sudah saling kunci. Sehingga waktu pengerjaannya lebih cepat. Seharusnya dalam 3 menit, termasuk persiapan, sudah tersusun 8 blok ezycon seluas 1m2 dinding.

Konsepnya karena menyadari Indonesia merupakan wilayah yang rawan gempa, diperlukan bahan dinding yang tidak “pecah” ketika digoyang oleh kekuatan gempa. Dengan konsep interlock ini, panel dinding ketika peristiwa gempa terjadi tidak akan mengalami patah semen antar sambungannya, paling hanya akan retak pada finishingnya. Kecuali ketika struktur utama gagal baru panel dinding akan lepas, kalopun itu terjadi akan cukup banyak waktu untuk keluar dari bangunan yang terkena gempa.

Video lainnya tentang ezycon. Teknik ini diinspirasi dari metode konstruksi candi dan bangunan leluhur bangsa Indonesia yang dikagumi dengan kompleksitas perencanaan yang bisa dilakukan tanpa alat hitung modern. Juga melandasi mitos membangun ribuan candi dalam 1 malam, ini dimungkinkan dengan persiapan fabrikasi pada komponen bahan yang sudah dibuat interlocking (saling kunci)

WhatsApp chat