“Mas, tolong ikutkan aku di bisnis properti. Perusahaanku punya kewajiban 22milyar, asetnya tinggal 5milyar. Katanya properti bisa melipat aset dengan cepat. Aku butuh bantuan recoveri dalam 3 tahun”

Sudah banyak diceritakan betapa wirausaha bisa meroketkan pencapaian kemakmuran, itu fenomena gunung es. Dibawah permukaan banyak pula cerita seperti ini. Ketika seseorang bisa melejitkan aset puluhan miliar dalam beberapa tahun, ada juga orang yang kehilangan puluhan miliar aset di waktu yang sama.

Kekuatan entrepreneurship sesungguhnya terletak di mindsetnya, yang tidak tumbang dengan tekanan kehilangan dan tetap membumi ketika melenting ke langit. Karena ketika semua hilang, menyisakan nafas di badan, seorang yang bermental pengusaha bisa menyusun bisnisnya kembali dari 0. Pun ketika produk atau mereknya merajai, pencarian bisnisnya tidak akan berhenti.

Kembali ke cerita awal, ujian sesungguhnya dimulai ketika krisis seperti ini datang. Menerima kenyataan adalah awal perbaikan, berhenti merasa menjadi korban adalah permulaan kebangkitan.

“Betulkah mas? Bisa modal 50jt jadi 1,5milyar dalam waktu setahun dengan properti? Berarti 3th utk atasi masalah kewajiban 22milyar bisa beres kan?”

“Pak, sy pikir perlu diluruskan infonya. Cerita 50jt jadi 1,5milyar itu polanya begini, uang 50jt dibelikan 2kapling dibangun lalu dijual 2 x 120jt laku dalam 3 bulan. Lalu diulangi berurutan 4x jadi yg tadinya 2 jadi 4 lalu 8 lalu diujung tahun jadi 16 kapling”

“Brarti bisa kan mas? ”

” Ilustrasi tadi tidak akurat, pun itu butuh infrastruktur dan organisasi bisnis yg tepat. Untuk hunting tanah, produksi rumah, strategi penjualannya. Apalagi bisa berulang dalam waktu singkat itu tidak semua bsa melakukan ”

“Itulah kenapa sy minta bantuan, sy tidak tahu soal properti, jadi bisa bantu ya mas?”

Kupandangi wajahnya, nampaknya penjelasan teknis saat ini tidak akan didengarnya. Setitik cahaya di ujung langit pun akan dijadikannya harapan. Di saat seperti inilah pentingnya komunitas dan mentor bisnis agar bisa menjaga kewarasan dalam berharap. Mencegahnya mendatangi dukun pengganda uang.

“Baiklah pak, kita mulai saja prosesnya…. ”

#prosesdiupayakanhasildipasrahkan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat
%d bloggers like this: